Gerhana Bulan Total 7 September 2025 dapat disaksikan oleh seluruh warga Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Di Lombok, UIN Mataram menjadi salah satu lokasi pengamatan bersama. Mahasiswa Ilmu Falak dari semester I hingga semester VII secara antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di Observatorium Al-Afaq yang dibimbing oleh dosen-dosen Program Studi Ilmu Falak.

Selain pengamatan bersama, ada juga sesi penyampaian materi terkait gerhana oleh kepala Observatorium Al-Afaq, Bapak Ahmad Syaifulhaq Almuhtadi, M.S.I. Pengamatan tidak hanya dilaksanakan secara kasat mata, disediakan beberapa teleskop canggih milik observatorium yang dapat digunakan untuk pengamatan.

Kegiatan ini didukung penuh oleh sivitas Progam Studi Ilmu Falak, Bapak Kaprodi Dr. Arino Bemi Sado dan Sekprodi Bapak Muhamad Saleh Sofyan, M.H. mendampingi kegiatan hingga larut untuk memastikan kesuksesan pengamatan gerhana bulan total kali ini.

Dengan total durasi gerhana dari kontal awal penumbra hingga akhir adalah 5 jam 27 menit menjadikan gerhana Bulan Total 7 September menjadi Gerhana Bulan terlama kedua di tahun ini setelah Gerhana Bulan Total 14 Maret yang lalu, namun tidak dapat diamati di Indonesia.