SEKILAS INFO
28-06-2022
  • 1 minggu yang lalu / Batas Pendaftaran Yudisium Tanggal 24 Juni 2022
18
Mar 2022
0
PROF. MOHAMAD ABDUN NASIR, M. A., Ph.D MENGAJAK MAHASISWA PROGRAM STUDI HUKUM EKONOMI SYARIAH PRAKTIKUM KUNJUNGAN KE MUSEUM NTB

Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram melakukan kunjungan ke Museum Negeri Nusa Tenggara Barat. Kunjungan dilakukan selama empat hari, mulai Selasa-Jum’at, tanggal 8-11 Maret, 2022 dan dibagi dalam empat kelompok sesuai dengan jumlah kelas dari mahasiswa yang mengambil matakuliah sejarah hukum Islam (tarikh tasyri).

Melalui matakuliah ini, Prof. Mohamad Abdun Nasir, M. A., Ph.D., memperkenalkan kepada mahasiswa secara kritis tentang dinamika, perubahan, kontestasi, aktor dan institusi hukum Islam, mulai era pra-Islam (misalnya pengaruh hukum adat Arab pra-Islam dan hukum Romawi), awal Islam dan era kenabian, masa sahabat besar dan kecil, pembentukan madzhab fikih, era pertengahan dan kolonialisme, era nation-state sampai era modern.

Sebagai pengantar, matakuliah tarikh tasyri didesain untuk memberikan pemahaman terhadap kemunculan, pertumbuhan dan dinamika kontemporer hukum Islam dan faktor-faktor sosial, politik, ekonomi dan budaya yang mempengaruhinya, termasuk di Indonesia.

Untuk memperoleh pemahaman yang lebih kritis dan mendalam, mahasiswa tidak hanya dibelaki dengan materi dan bahan bacaan tentang sejarah hukum Islam, akan tetapi juga pengenalan benda-benda masa lalu yang menjadi pintu masuk membayangkan konstruksi masyarakat Islam dan hukumnya pada satu periode dan tempat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, praktikum matakuliah dilakukan dengan mengunjungi museum agar mahasiswa mengenali lebih dekat benda-benda atau artefak yang memiliki nilai sejarah Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat. Museum ini memiliki koleksi yang cukup representatif, baik koleksi arkeologika, historika, etnografika, maupun numestika. Koleksi historika, etnografika dan numestika memiliki nilai historis tinggi dalam menggambarkan Islam masa lalu di wilayah pulau Lombok dan Sumbawa dengan tiga etnis besar Sasak, Sumbawa dan Mbojo (Sasambo).

Benda-benda yang secara langsung mencerminkan tradisi masyarakat Islam sangat beragam, mulai dari peralatan perang, seperti baju, tombak, bendera perang bertuliskan huruf Arab, baju adat perkawinan, sarana penyebaran, Islam seperti wayang dan topeng, perlatan peradilan, seperti stempel kerajaan dan surat kesultanan, juga manuskrip kuno, seperti al-Qur’an tulis tangan.

Hasil kunjungan dituangkan dalam bentuk esai pendek dan dikumpulkan sebagai tugas Ujian Tengah Semester. Mahasiswa memilih dan mendiskripsikan satu diantara sekian artefak sejarah masyarakat Islam dan menganalisis keterkaitan benda tersebut dengan Islam atau hukum Islam. Misalnya menjelakan benda fisik wayan dan fungsinya dalam penyebaran Islam. Melalui kunjungan ini, mahasiswa diharapkan mengenal secara lebih dekat sejarah Islam dalam konteks masyarakat lokal. Lebih dari itu, dan yang lebih penting lagi, adalah mahasiswa memiliki dan mengkombinasikan pengetahuan kognitif dengan arkeologi historis keislaman sehingga pengetahuannya tidak semata-mata abstrak dan teoritis, akan tetapi juga historis dan kontekstual.

Pengumuman

Hasil Verifikasi Berkas dan Pembagian Lokasi Praktik Kerja Lapangan Tahun 2021

STUDIUM GENERAL FAKULTAS SYARIAH UIN MATARAM T.A. 2021/2022

Pengumuman Praktik Kerja Lapangan Fakultas Syariah UIN Mataram T.A. 2021/2022