Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali mencatat momen penting dalam perjalanan akademiknya. Pada acara resmi yang berlangsung khidmat, Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag secara langsung melantik sejumlah Ketua Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekprodi) baru di lingkungan Fakultas Syariah. Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola akademik serta meningkatkan mutu pendidikan hukum Islam di UIN Mataram.
Acara pelantikan berlangsung di Auditorium UIN Mataram dengan penuh semangat kebersamaan dan komitmen baru. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Muhammad Harfin Zuhdi, M.Ag, beserta jajaran Wakil Dekan, dosen, dan tenaga kependidikan. Suasana hangat terasa ketika Prof. Masnun menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan akademik untuk memastikan keberlanjutan visi dan misi fakultas.
Para pejabat baru yang dilantik terdiri dari delapan nama, masing-masing mewakili empat program studi unggulan di Fakultas Syariah. Mereka adalah Dr. Abdullah, M.H. sebagai Kaprodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) didampingi Dimas Wildan, M.HI sebagai Sekprodi; Nunung Susfita, M.Si sebagai Kaprodi Hukum Keluarga Islam (HKI) bersama Darmini, M.H sebagai Sekprodi; Saleh Sofyan, M.H sebagai Kaprodi Ilmu Falak (IF) didampingi Ahmad Saifulhaq, M.S.I; serta Wawan Andriawan, M.Kn sebagai Kaprodi Hukum Bisnis (HB) dengan Fariz Al-Hasni, M.H sebagai Sekprodi.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Masnun, M.Ag menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Kaprodi dan Sekprodi adalah ujung tombak pengembangan mutu akademik. Tugasnya tidak ringan, tetapi sangat mulia dalam membentuk karakter keilmuan mahasiswa dan membawa fakultas ini ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pimpinan fakultas, dosen, dan seluruh civitas akademika untuk mewujudkan visi UIN Mataram sebagai universitas Islam yang unggul, moderat, dan berdaya saing global. Menurutnya, fakultas syariah memiliki posisi strategis dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan ilmu hukum modern, terutama dalam menjawab tantangan zaman.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Muhammad Harfin Zuhdi, M.Ag, memberikan pesan yang penuh motivasi kepada para pejabat baru. “Kaprodi dan Sekprodi baru harus mampu membangun kolaborasi, memperluas jejaring akademik, dan menginternasionalisasikan Fakultas Syariah. Dunia sudah semakin terbuka, dan kita harus menjadi bagian dari perubahan global itu dengan tetap berakar pada nilai-nilai Islam,” tegasnya.
Prof. Harfin juga berharap agar para pejabat baru mampu memperkuat kualitas kurikulum, meningkatkan penelitian dosen dan mahasiswa, serta memperluas kerja sama lintas lembaga, baik di dalam maupun luar negeri. Menurutnya, langkah ini penting agar Fakultas Syariah tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga menjadi rujukan nasional dan internasional dalam studi hukum Islam.
Para Kaprodi dan Sekprodi yang baru dilantik menyambut amanah tersebut dengan penuh optimisme. Dr. Abdullah, M.H., selaku Kaprodi HES, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa pihaknya siap mengembangkan prodi berbasis riset dan pengabdian masyarakat. “Kami akan berupaya menghadirkan inovasi akademik yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.
Acara pelantikan ditutup dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama, menandai babak baru dalam perjalanan Fakultas Syariah. Kehadiran wajah-wajah baru di jajaran kepemimpinan program studi diharapkan mampu membawa semangat segar dan ide-ide inovatif bagi kemajuan fakultas.
Dengan pelantikan ini, Fakultas Syariah UIN Mataram menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menuju fakultas yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat global. Sinergi antara pimpinan, dosen, mahasiswa, dan seluruh elemen kampus diyakini akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan cita-cita besar tersebut — menjadikan Fakultas Syariah sebagai pusat kajian hukum Islam yang berwawasan internasional dan berakar kuat pada nilai-nilai keislaman Nusantara.- Dr. Abdullah, M.H.