Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik dan pengembangan keilmuan hukum di Indonesia. Pada kesempatan kali ini, Fakultas Syariah UIN Mataram melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaboratif antar dua institusi pendidikan tinggi tersebut.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Muhammad Harfin Zuhdi, M.A., didampingi oleh Wakil Dekan II Prof.Dr. Ghazali, SH, MH, Wakil Dekan III Dr. Nuruddin, MH, serta sejumlah dosen dari Program Studi Hukum Bisnis (HB), yakni Wawan Andriawan, M.Kn., Parida Anggriani, M.H., dan Deva Nabilah, M.H.. kegiatan ini di Hadiri juga oleh jajaran pimpinan Fakultas Hukum UPN Veteran Jakarta, termasuk Ketua Program Studi Hukum Bisnis dan tim Gugus Mutu Fakultas.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Muhammad Harfin Zuhdi menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring akademik sekaligus memperkuat sinergi antar perguruan tinggi dalam pengembangan bidang hukum bisnis. “Kami berharap, kolaborasi ini dapat menghasilkan kerja sama konkret, tidak hanya dalam bentuk pertukaran akademik, tetapi juga dalam pembentukan asosiasi hukum bisnis yang mampu menjadi wadah bagi para akademisi dan praktisi hukum di Indonesia,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dijalankan dalam waktu dekat. Di antaranya, pertukaran dosen dan mahasiswa, kegiatan penelitian bersama, seminar nasional hukum bisnis, serta penyusunan roadmap pembentukan Asosiasi Hukum Bisnis Indonesia. Pembentukan asosiasi ini diharapkan dapat menjadi wadah resmi bagi pengembangan bidang hukum bisnis berbasis nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
Selain itu, Gugus Mutu dari kedua fakultas turut membicarakan aspek penjaminan mutu program studi hukum bisnis di masing-masing kampus. Fokus pembahasan diarahkan pada penyelarasan standar mutu akademik, penguatan outcome learning, serta peningkatan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.
Wakil Dekan II Fakultas Syariah UIN Mataram menambahkan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi fakultas untuk menjadi pusat unggulan dalam studi hukum yang integratif antara hukum Islam dan hukum positif. “Kami ingin hukum bisnis yang diajarkan tidak hanya berorientasi pada aspek profit dan legal formal, tetapi juga memiliki dimensi etika dan keadilan sosial sesuai prinsip syariah,” jelasnya.

Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti hasil pembicaraan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Penandatanganan ini akan menjadi dasar hukum bagi berbagai kegiatan akademik dan riset kolaboratif di masa mendatang. Rencana pembentukan asosiasi hukum bisnis juga akan segera dimatangkan melalui pertemuan lanjutan dengan perguruan tinggi lain yang memiliki program studi serupa.
Kegiatan kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan antara UIN Mataram dan UPN Veteran Jakarta, tetapi juga menjadi langkah nyata menuju integrasi keilmuan hukum di Indonesia. Semangat sinergi, inovasi, dan kolaborasi yang ditunjukkan oleh kedua institusi mencerminkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan hukum yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Dengan adanya kerja sama ini, Fakultas Syariah UIN Mataram berharap dapat memperluas jejaring nasional dan meningkatkan kualitas akademik, riset, serta pengabdian masyarakat di bidang hukum bisnis. Lebih jauh, kolaborasi ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya Asosiasi Hukum Bisnis Indonesia, sebagai wadah strategis bagi pengembangan ilmu hukum yang berkarakter, berintegritas, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
