Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah UIN Mataram kembali mengukir sejarah membanggakan di level internasional. Dalam ajang bergengsi Perisai Diri International Championship 2025, para mahasiswa Prodi HKI berhasil menunjukkan dominasi mutlak dengan menyapu bersih medali di berbagai kategori. Prestasi gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa HKI tidak hanya mumpuni dalam kajian hukum dan keislaman, tetapi juga memiliki mentalitas juara di kancah olahraga bela diri dunia.
Puncak prestasi diraih oleh Jasman, mahasiswa aktif S1 Prodi Hukum Keluarga Islam, yang sukses mempersembahkan Medali Emas untuk almamater. Jasman tampil memukau dengan teknik yang matang dan ketenangan luar biasa di gelanggang, menundukkan lawan-lawan tangguh dari berbagai negara. Keberhasilannya tidak berdiri sendiri, karena rekan sejawatnya Iqbal Alan Abdullah dari prodi yang sama juga berhasil mengamankan Medali Perak dan Medali Perunggu, menjadikan Prodi HKI sebagai penyumbang prestasi terbesar bagi universitas dalam ajang tersebut.
Keberhasilan luar biasa ini mendapat apresiasi langsung dari Dekan Fakultas Syariah UIN Mataram, Prof. Dr. Muhammad Harfin Zuhdi, M.A. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan manifestasi dari kualitas pembinaan mahasiswa di Fakultas Syariah yang seimbang antara intelektualitas dan karakter. “Kami sangat bangga atas torehan prestasi internasional ini. Jasman dan kawan-kawan telah membuktikan bahwa mahasiswa Hukum Keluarga Islam adalah pribadi yang tangguh, disiplin, dan mampu berbicara banyak di panggung global,” ujar Prof. Harfin.
Nada bangga juga disampaikan oleh Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam, Nunung Susfita, M.Si. Beliau menegaskan bahwa prestasi ini akan menjadi catatan emas dalam sejarah prodi dan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa lainnya. “Pencapaian Medali Emas, Perak, dan Perunggu ini adalah kado indah bagi Prodi HKI. Kami selalu berkomitmen untuk mendukung penuh setiap bakat mahasiswa, karena kami percaya bahwa lulusan HKI harus menjadi sosok yang unggul secara komprehensif, baik akademik maupun non-akademik,” tutur Nunung Susfita.
Dominasi mahasiswa HKI di podium internasional ini secara langsung meningkatkan citra dan nilai tawar Program Studi Hukum Keluarga Islam UIN Mataram sebagai prodi yang progresif. Keberhasilan ini membuktikan bahwa lingkungan akademik di Prodi HKI sangat kondusif dalam melahirkan talenta-talenta kelas dunia. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi prodi dalam upaya meraih rekognisi internasional yang lebih luas serta menarik minat calon mahasiswa berprestasi dari seluruh penjuru negeri.
Sebagai penutup, kemenangan besar di Perisai Diri International Championship 2025 ini diharapkan menjadi momentum bagi Prodi HKI untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan kemahasiswaan. Fakultas Syariah UIN Mataram melalui Prodi HKI berkomitmen untuk terus mencetak “Sarjana Jawara” yang tidak hanya ahli dalam membedah hukum keluarga, tetapi juga mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia melalui berbagai bidang keahlian lainnya.