Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Syariah UIN Mataram di kancah nasional. Jasman, pesilat andalan kebanggaan fakultas, sukses mendominasi ajang National Open Tournament Kelatnas Indonesia Perisai Diri “Satria Airlangga Cup X/2026” yang berlangsung di GOR Basket Kampus C Universitas Airlangga, Surabaya, pada 5–8 Februari 2026. Tidak tanggung-tanggung, Jasman berhasil membawa pulang tiga medali sekaligus dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Kategori Dewasa, sebuah gelar paling bergengsi dalam turnamen tersebut.
Dalam kompetisi yang diikuti oleh ratusan atlet tangguh dari berbagai daerah, Jasman menunjukkan teknik dan mentalitas juara yang luar biasa. Ia berhasil meraih Juara 1 pada kategori Serang Hindar, sebuah kelas yang menuntut kecepatan dan ketepatan insting tingkat tinggi. Ketangguhannya berlanjut dengan perolehan Juara 2 kategori Solospel Senjata serta Juara 3 kategori Berpasangan Senjata, membuktikan kemahirannya yang komprehensif baik dalam teknik tangan kosong maupun penggunaan senjata.
Keberhasilan Jasman meraih predikat Pesilat Terbaik menjadi catatan sejarah baru bagi Fakultas Syariah UIN Mataram. Gelar ini diberikan atas penilaian juri terhadap sportivitas, teknik sempurna, dan konsistensi performa di atas gelanggang. Pencapaian ini membuktikan bahwa mahasiswa hukum syariah tidak hanya cakap dalam berargumen dan memahami konstitusi, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi dan jiwa ksatria yang tertanam melalui seni bela diri Perisai Diri.
Dekanat Fakultas Syariah UIN Mataram menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas prestasi ini. Keberhasilan Jasman diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UIN Mataram untuk terus mengeksplorasi potensi diri dan berani tampil di level nasional. Pihak fakultas menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung setiap langkah mahasiswa yang ingin mengharumkan nama almamater melalui jalur prestasi non-akademik, guna membentuk sarjana yang tangguh secara mental dan fisik.
Dengan hasil ini, kontingen UIN Mataram, khususnya Fakultas Syariah, semakin memperkokoh posisinya dalam peta kekuatan bela diri antarperguruan tinggi di Indonesia. Kemenangan ini bukan sekadar raihan medali, melainkan simbol semangat pantang menyerah mahasiswa Fakultas Syariah UIN Mataram yang siap bersaing dan menjadi yang terbaik di bidang apapun yang mereka geluti.