Fakultas Syariah UIN Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fondasi kelembagaan melalui pelaksanaan Workshop Penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) 2026–2030 yang berlangsung pada 2 Desember 2025 di Lombok Astoria Hotel. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan serta pengembangan fakultas lima tahun ke depan.
Kegiatan dibuka secara resmi dengan sambutan Wakil Rektor I UIN Mataram, Prof. Dr. Adi Fadli, M.Ag., yang hadir mewakili Rektor. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Fakultas Syariah UIN Mataram memegang peran sentral dalam penguatan studi hukum Islam serta kontribusinya pada pengembangan masyarakat. Karena itu, penyusunan RENSTRA menjadi kebutuhan strategis agar fakultas mampu menjawab tantangan akademik dan kebutuhan zaman.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Dekan I Fakultas Syariah UIN Mataram, Dr. H. Teti Indrawati P., M.Hum., mewakili Dekan. Ia menegaskan bahwa fakultas membutuhkan visi besar dan arah pembangunan yang terukur untuk memastikan peningkatan mutu layanan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola kelembagaan. Menurutnya, workshop ini akan menjadi ruang diskusi yang konstruktif bagi seluruh elemen sivitas akademika.
Workshop penyusunan RENSTRA Fakultas Syariah UIN Mataram ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, stakeholder, serta perwakilan mahasiswa. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan bahwa penyusunan RENSTRA tidak hanya menjadi agenda struktural, tetapi juga gerakan bersama seluruh warga fakultas untuk mendorong kemajuan yang berkelanjutan.

Sebagai narasumber utama, hadir Prof. Dr. Sugeng Listyo Prabowo, M.A., seorang akademisi dan praktisi perencanaan strategis kelembagaan pendidikan tinggi. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya fakultas menyusun RENSTRA yang adaptif, berbasis data, serta mampu membaca perubahan sosial, hukum, dan teknologi. Ia juga memberikan kerangka metodologis dan rekomendasi pengembangan yang relevan bagi Fakultas Syariah UIN Mataram.
Selama kegiatan, para peserta terlibat aktif dalam diskusi kelompok, identifikasi tantangan, serta perumusan program strategis. Fakultas Syariah UIN Mataram menargetkan bahwa dokumen RENSTRA 2026–2030 akan menjadi pedoman utama seluruh unit dalam melaksanakan pengembangan institusi dan penguatan kualitas akademik yang terencana dan terukur.

Melalui workshop ini, Fakultas Syariah UIN Mataram berharap mampu menghasilkan dokumen RENSTRA yang tidak hanya memenuhi standar penyusunan perencanaan perguruan tinggi, tetapi juga mencerminkan kebutuhan riil fakultas dan dinamika perkembangan ilmu syariah. Kegiatan ini menjadi langkah serius fakultas dalam mewujudkan visi menuju fakultas yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa.