Fakultas Syariah UIN Mataram dan BASAntb Wikithon gelar workshop dengan tema Partisipasi Publik dalam pencegahan perkawinan anak di Nusa Tenggara Barat. Kegiatan berlangsung Kamis, 30 Oktober 2025 di Gedung Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mataram. Acara berjalan sukses dibuka Dr. Nuruddin MH. Wakil Dekan  III, mewakili Dekan Fakultas Syariah UIN Mataram. Hadir sekitar 70 orang mahasiswa perwakilan dari empat program studi Fakultas Syariah UIN Mataram: Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga Islam,  Hukum Bisnis dan Ilmu Falak.

Kegiatan ini sangat penting dan merupakan salah satu fokus dalam banyak kegiatan penelitian dan pengabdian dosen dan mahasiswa terkait tema pencegahan perkawinan anak khususnya di NTB. Secara kuantitas kasus ini masih marak terjadi di tengah masyarakat, dan menempatkan NTB pada tingkat ekuavalensi lima  besar secara nasional dalam praktik perkawinan anak, meskipun berbagai regulasi sudah sangat cukup untuk mencegah hal tersebut, terutama setelah lahirnya UU No. 16 Tahun 2019 sebagai revisi Pasal 7 UU No. 1 Tahun 1974, terkait batas minimal usia kawin yg di starakan menjadi 19 tahun baik pria dan wanita, dan di NTB sudah ada Perda No. 5 Tahun 2021,   tegas Nuruddin.

Lebih lanjut paparnya, sehingga masalah ini menjadi tanggungjawab bersama dalam melakukan upaya meminimalisir

angka perkawinan anak, yang secara ekonomi, sosial dan kesehatan berdampak negatif. Salah satunya peran mahasiswa Fakultas Syariah UIN Mataram dan semua pihak seperti dari BASAntb Wiki Youth ECCO Indonesia untuk berkontribusi aktif melakukan kampanye dalam pencegahan.

Dalam kesempatan yang sama, Hendra mewakili BASAntb Wiki menjelaskan bahwa kegiatan di kampus UIN Mataram  merupakan kali kedua, dimana sebelumnya telah melaksanakan bersama Fakultas Tarbiyah UIN Mataram, terkait tema kekerasan seksual pada anak, ucap Hendra.

Kesuksesan acara ini kami sangat apresiasi bisa bekerjasama dengan kampus dengan fasilitas yang terbaik di NTB, dan berharap bisa berkelanjutan dalam sama-sama menyuarakan dalam

isu-isu kemanusiaan khususnya di Nusa Tenggara Barat, paparya.

Anggaraini, salah satu fasilitator menjelaskan, bahwa sebagai output workshop ini peserta dilatih worksheet untuk menulis esai berisi opini yang akan dipublish melalui webb BASAntb Wiki NTB, dan apa yang telah ditulis aman dan terlindungi, apapun yang ditulis tidak ada sanksi UU ITE.