Dalam rangka meningkatkan mutu dan daya saing akademik, dosen-dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram melakukan kunjungan akademik ke Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 29 hingga 31 Oktober 2025. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperdalam pengetahuan dan strategi dalam memperoleh pengakuan internasional bagi program studi, khususnya dalam konteks akreditasi global dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi berbasis syariah.
Dalam sambutan pembuka, Dr. Moh. Asyiq Amrulloh, M.Ag (selaku ketua rombongan) menyampaikan bahwa pengakuan internasional menjadi salah satu target strategis yang tengah diupayakan oleh fakultas. “Kami ingin belajar langsung dari Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah lebih dahulu memiliki pengalaman dalam mengembangkan jejaring internasional serta memperoleh sertifikasi dan pengakuan dari lembaga-lembaga akreditasi global,” ujarnya. Ia berharap, hasil kunjungan ini dapat menjadi pijakan penting dalam penyusunan peta jalan internasionalisasi program studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah UIN Mataram.

Sementara itu, pihak tuan rumah, yaitu Bapak Prof. Dr. Muhammad Maksum, S.H.,M.A., M.D.C. selaku Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menyambut hangat kedatangan rombongan dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah UIN Mataram. Dalam sesi diskusi yang diselenggarakan, para dosen UIN Mataram mendapatkan penjelasan mendalam mengenai strategi internasionalisasi yang meliputi kurikulum berbasis outcome-based education (OBE), kolaborasi riset lintas negara, publikasi bereputasi, serta penguatan kemitraan dengan lembaga pendidikan dan organisasi internasional. Selain itu, turut dibahas pula mekanisme persiapan dokumen dan proses evaluasi menuju akreditasi internasional melalui Lembaga ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute).

Kunjungan tersebut juga mencakup peninjauan langsung terhadap fasilitas akademik, pusat riset, serta unit pengembangan kurikulum di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Melalui kegiatan tersebut, para dosen UIN Mataram memperoleh gambaran konkret mengenai praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan program studi yang berorientasi pada mutu global. Diskusi yang berlangsung interaktif menghasilkan sejumlah rekomendasi tindak lanjut, termasuk rencana kerja sama dalam bidang penelitian bersama, pertukaran dosen, serta penyusunan modul internasionalisasi kurikulum.
Sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang telah terjalin melalui Nota Kesepahaman (MoU), kunjungan ini memperkuat implementasi program nyata antara kedua Fakultas. Dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah UIN Mataram menyatakan bahwa hasil kunjungan ini akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk program peningkatan kapasitas dosen dan revisi kurikulum yang berorientasi global. Dengan demikian, diharapkan langkah ini menjadi awal yang signifikan bagi UIN Mataram dalam mencapai pengakuan internasional dan memperluas kiprah pendidikan syariah di kancah dunia.