Jakarta, 7 Mei 2026 — Creative Student Home sukses menyelenggarakan program studi tour konstitusi yang berpusat di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya penguatan literasi hukum dan ketatanegaraan bagi generasi muda. Kegiatan ini dirancang sebagai pembelajaran konstitusional berbasis pengalaman langsung guna memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai peran Mahkamah Konstitusi dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Program tersebut diawali melalui rangkaian seleksi akademik yang ketat, meliputi Sekolah Hukum, penulisan esai konstitusi, pembuatan video edukatif, serta penyusunan rangkuman analitis mengenai kewenangan Mahkamah Konstitusi. Seleksi diikuti oleh 188 pendaftar dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yang dinilai berdasarkan kemampuan analisis hukum, kualitas argumentasi, serta komitmen terhadap pengembangan hukum konstitusi.
Berdasarkan hasil penilaian akhir, Muhammad Ivanka Hermawan, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah UIN MATARAM, ditetapkan sebagai Peserta Terbaik I dan berhak memperoleh fasilitas fully funded untuk mengikuti studi tour dan kuliah lapangan di Mahkamah Konstitusi. Capaian ini mencerminkan kualitas akademik serta kapasitas intelektual mahasiswa dalam memahami isu konstitusional secara komprehensif.
Kegiatan kunjungan diawali dengan tur edukatif ke Pusat Sejarah Konstitusi (Puskon), di mana peserta diajak menelusuri perjalanan perkembangan konstitusi Indonesia melalui berbagai koleksi dan informasi ketatanegaraan. Peserta kemudian mengikuti sesi pemaparan materi dari Analis Hukum Aditya Yuniarti mengenai latar belakang pembentukan Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga penjaga konstitusi, penegak prinsip negara hukum, serta pengawal demokrasi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pemaparan langsung mengenai fungsi dan kewenangan Mahkamah Konstitusi, di antaranya pengujian undang-undang terhadap UUD 1945, penyelesaian sengketa kewenangan lembaga negara, pembubaran partai politik, serta perselisihan hasil pemilihan umum. Agenda ini memberikan perspektif praktis mengenai posisi Mahkamah Konstitusi dalam mekanisme checks and balances serta perlindungan hak konstitusional warga negara dalam kerangka trias politica.
Dalam keterangannya, Ivanka menyampaikan rasa bangga atas kesempatan tersebut. “Bangga rasanya belajar langsung dari sumbernya, memahami bagaimana Mahkamah Konstitusi bekerja, bagaimana perannya dalam trias politica, serta kontribusinya bagi kemaslahatan rakyat,” ujarnya. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kesadaran konstitusional kuat serta berkomitmen mengembangkan sistem hukum yang adil, demokratis, dan berorientasi pada kepentingan publik.
