Fakultas Syariah UIN Mataram menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan kampus yang inklusif dan ramah disabilitas. Dalam pertemuan bersama Komnas Disabilitas Republik Indonesia, Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Mataram Dr. Nuruddin, MH, menegaskan bahwa mahasiswa penyandang disabilitas akan menjadi prioritas utama dalam penerimaan beasiswa di lingkungan Fakultas Syariah. Langkah ini menjadi bukti nyata keberpihakan kampus terhadap hak-hak pendidikan yang setara bagi seluruh mahasiswa tanpa diskriminasi.
WD III Fakultas Syariah menekankan bahwa pendidikan tinggi harus menjadi ruang aman bagi semua, termasuk bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Menurutnya, mahasiswa disabilitas bukan sekadar penerima manfaat, tetapi juga bagian penting dari keberagaman intelektual kampus yang perlu dihargai dan difasilitasi secara adil. “Fakultas Syariah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan akademik yang ramah, mendukung, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh mahasiswa, termasuk penyandang disabilitas,” ujarnya.
Pertemuan dengan Komnas Disabilitas RI tersebut membahas langkah-langkah strategis agar UIN Mataram dapat menjadi kampus inklusif, baik dari sisi kebijakan, fasilitas, maupun layanan akademik. Fakultas Syariah menjadi salah satu fakultas yang paling proaktif dalam menyambut inisiatif ini dengan menyiapkan program pendukung, termasuk pendampingan akademik bagi mahasiswa disabilitas.

Selain itu, WD III juga menegaskan bahwa pihak fakultas akan memperjuangkan tambahan kuota beasiswa bagi mahasiswa disabilitas, baik melalui jalur internal kampus maupun kerja sama eksternal. Hal ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi dan memastikan mahasiswa disabilitas dapat menyelesaikan studi dengan baik.
Dengan langkah-langkah nyata tersebut, Fakultas Syariah UIN Mataram semakin memperkuat posisinya sebagai pelopor kampus ramah disabilitas di NTB. Komitmen ini tidak hanya menjadi kebanggaan sivitas akademika, tetapi juga menjadi inspirasi bagi fakultas dan perguruan tinggi lain untuk menegakkan keadilan dan kesetaraan dalam dunia pendidikan.