Rabu, 14 Agustus 2024, Mahasiswa KKP UIN Mataram desa Barejulat Jongkat Lombok Tengah telah melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema “Kreativitas Berdaya: Membangun Kemandirian Ekonomi Perempuan Melalui Seni Merangkai Buket”. Kegiatan ini ditujukan khusus kepada perempuan yang sudah pernah menikah tapi belum memiliki penghasilan dengan tujuan memperkenalkan seni merangkai buket sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan kemandirian ekonomi perempuan di desa.

Kegiatan dimulai pada pukul 09.30 WITA dibuka oleh ketua KKP M. Rosyid. Ia menyampaikan pentingnya kreativitas dalam mendukung ekonomi keluarga. “Kami berharap melalui pelatihan ini, perempuan di desa ini dapat mengembangkan potensi mereka dalam seni merangkai buket, sehingga nantinya dapat membantu menambah penghasilan pribadi maupun penghasilan keluarga dengan cara kreatif dan inovatif,” ujarnya.

Bapak Saleh, selaku perwakilan desa, memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKP dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Beliau menyampaikan harapannya agar program seperti ini dapat terus berkelanjutan dan semakin banyak memberikan dampak positif bagi masyakat desa, terutama dalam hal kemandirian ekonomi perempuan.

Nara sumber kegiatan ini adalah Mardani Silvia Dewi, S.E., seorang pengrajin buket yang sudah berpengalaman di bidangnya. Mardani Silvia memaparkan berbagai teknik dasar merangkai buket serta tips memasarkan produk secara efektif. “Merangkai buket tidak hanya membutuhkan kreativitas, tetapi juga keterampilan dalam melihat peluang pasar. Dengan produk yang unik dan pemasaran yang tepat, usaha ini bisa berkembang dengan baik,” jelasnya di hadapan peserta sosialisasi.

Peserta kegiatan sebagian besar diikuti oleh ibu rumah tangga muda. Mereka tampak begitu antusias mengikuti setiap sesi kegiatan, terutama saat praktik langsung merangkai buket. Mereka diberikan kesempatan mencoba berbagai teknik dan bahan yang disediakan oleh panitia. Banyak pesera yang menunjukkan kreativitas luar biasa dalam merangkai buket, dan beberapa di antaranya bahkan sudah memiliki bakat alami dalam seni ini. Salah satu peserta, mengungkapkan kegembiraannya atas kegiatan ini. “Saya sangat terbantu dengan pelatihan ini, ilmu yang diberikan sangat bermanfaat. Saya berharap bisa memulai usaha buket sendiri di rumah setelah ini dan dapat membantu suami saya dalam menambah penghasilan keluarga,” ungkapnya.

Salah satu perwakilan mahasiswa KKP, Laura Tarihoran, mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) merespon terkait penyelanggaraan kegiatan ini. “Program ini difokuskan pada pemberdayakan perempuan dengan harapan dapat menjadi langkah awal bagi perempuan Desa Barejulat untuk meraih kemandirian ekonomi. Dengan keterampilan merangkai buket dan pengetahuan tentang pemasaran, mereka memiliki peluang untuk membuka usaha sendiri, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan berkontribusi dalam membangun perekonomian desa,” ungkap laura dalam kegiatan tersebut.

Di akhir sesi, kelompok KKP UIN Mataram memberikan kenang-kenangan berupa buket hasil karya yang telah dibuat oleh para peserta selama pelatihan. Kenang-kenangan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk terus mengasah keterampilan mereka dan mengembangkan usaha kreatif di rumah. Selain itu, kelompok KKP juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan usaha para peserta melalui program pendampingan. Kegiatan sosialisasi ini kemudian ditutup dengan foto bersama antara peserta, narasumber, dan panitia. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik dalam upaya menciptakan kemandirian ekonomi bagi perempuan di desa Harapan Maju melalui seni merangkai buket. – HES.